Konflik Iran-Israel Memanas
Konflik antara Iran dan Israel memasuki hari kelima, dengan serangan udara dan rudal terus berlangsung. Sirine peringatan seserangan udara kembali meraung di Israel setelah serangan rudal diluncurkan secara simultan dari Lebanon dan Iran, memaksa warga berlindung di berbagai sudut kota.
Setidaknya 11 orang di Israel tewas akibat serangan yang terus berlangsung. Sementara itu, pangkalan polisi di Teheran Iran dilaporkan hancur akibat serangan udara di tengah gempuran berkelanjutan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah tersebut.
Serangan Udara dan Rudal Terus Berlangsung
Alarm sirena berbunyi di tengah langit kota-kota termasuk Tel Afif dan Yerusalem pada Rabu sore saat sistem pertahanan udara Israel mencegat serangan yang masuk. Para penduduk melaporkan terdengar ledakan keras akibat intersepsi di udara oleh sistem pertahanan.
Serangan tersebut dilaporkan merupakan bagian dari eskalasi yang lebih luas dalam konflik yang kini memasuki hari kelima di mana Iran secara rutin meluncurkan rudal dan dron ke arah wilayah Israel.
Operasi Militer Amerika Serikat di Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya menegaskan operasi militer ini bertujuan menghentikan program nuklir Iran. Namun, seiring berjalannya waktu, alasan tersebut mulai bergeser. Sejumlah pejabat Amerika menyebut serangan dilakukan untuk mencegah ancaman Iran terhadap kepentingan Amerika dan sekutunya di kawasan.
Trump juga mengklaim Amerika memiliki persediaan senjata yang sangat besar untuk mendukung operasi militer berkelanjutan. Operasi militer ini diperkirakan akan berlangsung 4 hingga 5 pekan, bahkan tidak menutup kemungkinan berjalan lebih lama.
Situasi Terkini di Iran
Situasi terkini di Iran masih terkendali meski ada peningkatan kewaspadaan terutama himbauan dari pemerintah kepada masyarakat. Masyarakat Iran tetap melakukan pawai dan berkumpul di alun-alun kota, tetap berkumpul di masjid-masjid, mengadakan majelis duka, mengenang ayatullah alhemi, dan menyatakan dukacita mereka.
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai pengangkatan pemimpin baru, setelah kematian Ayatullah Ali Khamenei. Media resmi Iran belum ada pengumuman sama sekali mengenai pengangkatan Sayid Mustaba Khamanii sebagai pemimpin baru.
Video Sumber:
Sumber: YouTube News Engine

