News Flash
Terpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NETTerpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NET
cryptotechnews.netPortal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat
HomeBreaking NewsTechnologiInternational

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
cryptotechnews.net

Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat.

Informasi

  • Redaksi
  • Company Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECHNEWS.NET - Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Technologi
Transparansi Musik di Era AI: Apple Music Perkenalkan Tag Baru
Transparansi Musik di Era AI: Apple Music Perkenalkan Tag Baru
Technologi

Transparansi Musik di Era AI: Apple Music Perkenalkan Tag Baru

Redaksi cryptotechnews.net
•March 5, 2026 at 6:11 AM•0

Di tengah perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang pesat, industri musik juga terkena dampaknya. Banyak karya musik yang menggunakan bantuan AI, baik dalam proses komposisi, produksi, atau bahkan dalam pembuatan lirik. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keaslian karya musik. Apple Music, salah satu platform musik terbesar di dunia, telah mengambil langkah untuk meningkatkan transparansi dalam industri musik dengan memperkenalkan tag baru yang memungkinkan label rekaman dan distributor untuk mengidentifikasi karya musik yang menggunakan AI.

Menurut laporan dari Music Business Worldwide, Apple Music telah mengirimkan newsletter kepada mitra industri pada hari Rabu untuk menjelaskan tentang cara kerja tag baru ini. Tag ini merupakan bagian dari metadata yang digunakan untuk mengorganisir file musik, seperti judul lagu, judul album, genre, nama artis, dan lain-lain. Dengan tag baru ini, distributor dapat membedakan antara karya musik yang menggunakan AI dalam aspek-aspek tertentu, seperti komposisi, produksi, atau pembuatan lirik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan kepercayaan konsumen terhadap karya musik yang mereka dengarkan.

Tantangan dalam Mengidentifikasi Musik Buatan AI

Meskipun Apple Music telah mengambil langkah yang positif dengan memperkenalkan tag baru ini, masih ada tantangan yang harus diatasi. Salah satu tantangan utama adalah bagaimana mengidentifikasi karya musik yang menggunakan AI dengan akurat. Spotify, salah satu pesaing Apple Music, juga telah mengambil langkah serupa dengan memperkenalkan tag yang memungkinkan label rekaman dan distributor untuk mengidentifikasi karya musik yang menggunakan AI. Namun, masih ada kekhawatiran bahwa sistem ini dapat diabaikan atau tidak diikuti oleh beberapa label rekaman dan distributor.

Deezer, salah satu platform musik lainnya, telah mengembangkan alat deteksi AI yang dapat mengidentifikasi karya musik yang menggunakan AI. Namun, masih ada kekhawatiran bahwa alat ini dapat salah mengidentifikasi karya musik yang tidak menggunakan AI. Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian dan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas sistem ini.

Sumber: TechCrunch

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

BERITA TERKAIT

Mengubah Tragedi Menjadi Kesuksesan: Kisah PopSockets
Technologi

Mengubah Tragedi Menjadi Kesuksesan: Kisah PopSockets

PopSockets, merek global perangkat keras konsumen, memprovesikan bahwa kesuksesan dapat diraih tanpa bergantung pada investasi ventura.

Perubahan Besar di Play Store: Google Turun Komisi hingga 20%
Technologi

Perubahan Besar di Play Store: Google Turun Komisi hingga 20%

Google menurunkan komisi Play Store menjadi 20% dan memperkenalkan program toko aplikasi alternatif.

Kepentingan Konflik: CEO Anthropic dan OpenAI Berbeda Pendapat tentang Kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS
Technologi

Kepentingan Konflik: CEO Anthropic dan OpenAI Berbeda Pendapat tentang Kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS

CEO Anthropic dan OpenAI memiliki perbedaan pendapat tentang kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS, yang menyebabkan ketegangan antara kedua perusahaan.

Nvidia dan Investasi Berisiko di OpenAI dan Anthropic: Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Technologi

Nvidia dan Investasi Berisiko di OpenAI dan Anthropic: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Nvidia mengurangi investasi di OpenAI dan Anthropic, tetapi penjelasan Jensen Huang meninggalkan lebih banyak pertanyaan.

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Mengubah Tragedi Menjadi Kesuksesan: Kisah PopSockets
Technologi

Mengubah Tragedi Menjadi Kesuksesan: Kisah PopSockets

5 Mar
Perubahan Besar di Play Store: Google Turun Komisi hingga 20%
Technologi

Perubahan Besar di Play Store: Google Turun Komisi hingga 20%

5 Mar
Kepentingan Konflik: CEO Anthropic dan OpenAI Berbeda Pendapat tentang Kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS
Technologi

Kepentingan Konflik: CEO Anthropic dan OpenAI Berbeda Pendapat tentang Kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS

5 Mar
Nvidia dan Investasi Berisiko di OpenAI dan Anthropic: Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Technologi

Nvidia dan Investasi Berisiko di OpenAI dan Anthropic: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

5 Mar
Amerika Serikat Kawal Tanker di Selat Hormuz, Iran Tetapkan Pemimpin Baru
Breaking News

Amerika Serikat Kawal Tanker di Selat Hormuz, Iran Tetapkan Pemimpin Baru

5 Mar
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Konflik Iran-Israel Memanas, Serangan Udara dan Rudal Terus Berlangsung

Breaking News
02

Amerika Serikat Kawal Tanker di Selat Hormuz, Iran Tetapkan Pemimpin Baru

Breaking News
03

Nvidia dan Investasi Berisiko di OpenAI dan Anthropic: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Technologi
04

Kepentingan Konflik: CEO Anthropic dan OpenAI Berbeda Pendapat tentang Kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS

Technologi
05

Transparansi Musik di Era AI: Apple Music Perkenalkan Tag Baru

Technologi
06

Perubahan Besar di Play Store: Google Turun Komisi hingga 20%

Technologi
07

Mengubah Tragedi Menjadi Kesuksesan: Kisah PopSockets

Technologi